Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 7 Mei 2008

15 Siswa Tak Ikut Unas

MADIUN – Hari kedua pelaksanaan ujian nasional (unas) SMP sederajat kemarin (6/5), sejumlah siswa di Kota Madiun tidak mengikuti ujian. Dari 3.764 peserta, tercatat 15 siswa tak hadir di sekolah. Dari jumlah itu, sebanyak lima siswa dinyatakan sakit dan sisanya tanpa disertai keterangan.

Beberapa siswa yang sakit dan harus dirawat di rumah sakit juga tidak ikut ujian. Tercatat dua orang siswa SMP yang menderita DBD dirawat di RS TNI AD dan RSUD Sogaten. Satu siswa SMPN 4 juga dirawat di RS Santa Clara. “Karena kondisi mereka tidak memungkinkan, kita tidak mungkin memaksa ikut ujian,” ujar Karni, Kepala Sub Dinas Pendidikan Dasar Dinas P dan K Kota, kemarin.

Menurut dia, jumlah keseluruhan siswa yang dinyatakan mengundurkan diri baru akan diputuskan setelah pelaksanaan ujian susulan 12 hingga 15 Mei mendatang. Siswa yang tidak mengikuti ujian dan tak ikut susulan, lanjut Karni, akan dinyatakan mengundurkan diri. Mereka terpaksa harus mengulang atau mengikuti ujian Kejar Paket B.

Soal kualitas lembar jawaban ujian nasional (LJUN) yang oleh tim pemantau independen (TPI) dinilai buruk, Karni menampik anggapan itu. Menurutnya, untuk unas SMP sederajat, kualitas LJUN lebih baik dibanding SMA. Begitu pula ketebalan kertasnya. “Tidak banyak terdapat laporan kerusakan dari siswa.”(mg3/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: