Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 8 September 2008

Gerak Jalan Peringati Hari Pramuka

Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk memperingati hari lahirnya Gerakan Pramuka tanggal 14 Agustus 2008, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Dolopo mengadakan Gerak Jalan. Gerak Jalan ini diikuti dari berbagai Lembaga Pendidikan dari Tingkat SD sampai dengan SMU. Tak terkecuali peserta dari Pramuka Penggalang Gugus Depan pangkalan SMPN 1 Dolopo, untuk tahun ini mengirimkan 2 pasukan, 1 pasukan putra dan putri.

Gerakan praja muda karana (Pramuka) haruslah dimaknai sebagai kegiatan kepanduan yang membentuk watak dan pola tingkah laku baik bukan kegiatan bersifat formal-akademis. Pemahaman inilah yang kini harus ditanamkan agar pramuka bisa tumbuh berkembang.

Kata Kak Yudi selaku guru TIK yang dulunya juga merupakan Pembina Pramuka dan Pembina Dewan Kerja Kwartir Ranting Dolopo mengatakan selama ini telah terjadi salah kaprah dalam memahami gerakan Pramuka. Ini terutama terjadi pada masa-masa pemerintahan orde baru. Gerakan pramuka ketika itu dikaitkan kultur akademis dan diseragamkan. Pelaksanaan pramuka terlalu menggebu-gebu dan massal.

“Padahal, kita lupa, bahwa pramuka itu sebetulnya kegiatan di alam terbuka. Bukan sekolah,” ujarnya. Kak Yudi termasuk orang yang menentang kalau Pramuka itu diidentikkan kegiatan sekolah. Menurutnya, politisasi dan penyeragaman yang terjadi di masa lampau justru menimbulkan persoalan inefektivitas gerakan pramuka itu sendiri.

Salah satunya, kekurangan para pembina yang betul-betul terampil dan memahami nilai pramuka secara baik. Banyak di sekolah tidak tersedia pemandu, pembimbing yang baik.

“Tidak semua guru itu siap dan memahami ini (Pramuka), padahal, ucapnya, gerakan kepanduan yang diperkenalkan Lord Baden Powell ini mengandung nilai-nilai yang sangat baik bagi generasi muda. Misalnya, melatih disiplin, keberanian, kemandirian, ketakwaan, cinta lin gkungan, dan memperluas wawasan. Atau dengan kata lain, mengajarkan bagaimana menjadi warganegara yang baik, tutur orang yang juga pernah mengikuti Jambore Nasional tahun 1991 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta. Ia pun menyambut baik pencanangan revitalisasi gerakan pramuka oleh Presiden pada Jambore Nasional di Sumedang tahun 2006 lalu.

“Padahal, yang namanya sekolah itu hanya salah satu pangkal pramuka,” tuturnya. Di luar, masih banyak gugus depan lainnya yang jadi sasaran peserta gerakan pramuka, macam asrama, TNI/AD hingga masyarakat pemukiman umumnya.

Nah kita kembali ke Gerak Jalan guna mmeperingati hari lahirya Gerakan Pramuka, bahwa dari hasil perolehan juara tahun ini, pasukan Putri dari SMPN 1 Dolopo mendapatkan juara 1. Wah selamat yaa..

Iklan

Responses

  1. Salam Pramuka
    Saya sangat setuju dengan kegiatan gerak jalan yang diikuti oleh anak-anak pramuka khususnya, dan
    mudah-mudahan setiap hut grakan pramuka selalu diadakannya kegiatannya seperti ini! TERIMA KASIH

  2. salam kenal….
    kami dari gudep 01013 – 01014 Satria Wibawa SMP 5 Bengkulu
    kunjungi jg kami di satria-wibawa.blogspot.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: