Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 7 Oktober 2008

Siswa-siswi SMPN 1 Dolopo & Alumnus Silaturahmi Lebaran 1429 H

Tahun ini merupakan tahun yang luar biasa bagi umat Islam di Dunia, betapa tidak hari lebaran merupakan momentum untuk saling berkunjung, mudik dan bermaafan. Seperti hal siswa-siswi SMPN 1 Dolopo beserta para alumnus tampak bersatu bersama untuk mengunjungi para pendidiknya, yaitu bapak dan ibu guru mereka untuk bermaafan. Silaturahmi bersama kali ini dikoordinatori oleh Mas Abin dan Mas Riyan yang juga merupakan Pembina Pasukan Gudep SMPN 1 Dolopo. Tampak difoto para siswa-siswi & alumnus SMPN 1 Dolopo berkumpul dan berkunjung bersama bersilaturahmi ke rumah salah satu guru di SMPN 1 Dolopo, yaitu Pak Yudi dan Bu Khusnul Hidayati di Bangunsari Dolopo.

Silaturahmi lebaran sudah jadi tradisi dari tahun ke tahun. Berkunjung ke rumah sanak saudara, kerabat, atau teman adalah hal yang tidak boleh dilewatkan. Boleh dibilang lebaran emang belum lengkap tanpa untaian kata maaf sebagai penebus dosa yang tersampaikan saat silaturahmi. Entah itu pada saudara, tetangga, teman dan sahabat. Silaturahmi juga sekaligus ajang pertemuan keluarga atau bahkan pertemuan mereka yang sudah lama tak bersua. Saat itulah segala keakraban tertumpah, segala kerinduan terobati, dan segala salah dimaafkan.

Menjaga silaturahmi juga sebagai sarana menjaga persaudaraan agar tidak putus di tengah kesibukan masing-masing. Beberapa responden mengaku silaturahmi lebaran sudah jadi “kewajiban”. Bukan tanpa sebab, silaturahmi membawa mereka bisa saling menjalin kembali persaudaraan yang mulai renggang atau persahabatan yang mulai pudar.

Yahya misalnya, siswa SMPN 1 Dolopo ini begitu senang datangnya lebaran bisa bersilaturahmi, pada keluarga dan orang yang dituakan. “Biasanya khan jarang bisa berkunjung ke rumah saudara, guru atau teman. Nah di hari lebaran inilah waktunya untuk berkunjung,” ujar siswa kelas 8 ini.

Momen silaturahmi juga tidak lengkap tanpa kehadiran makanan atau kue-kue pelengkap yang sudah dipersiapkan sebelumnya yang membuat silaturahmi jadi semakin hangat. “Sebenarnya sih makanan itu bukan yang utama. Hanya melengkapi saja, yang paling penting yang silaturahminya,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Dimas siswa SMPN 1 Dolopo juga kelas 8 yang juga merupakan Ketua OSIS menunggu-nunggu waktu silaturahmi ini. Menurutnya lebaran nggak afdal bila tidak berkunjung ke rumah saudara atau kerabat dekatnya, juga ke rumah guru & teman-temannya. Saling meminta maaf jadi keharusan baginya saat bersilaturahmi. “Biasanya sih hari pertama untuk silaturahmi tempat saudara, kalau hari kedua atau ketiga baru tempat teman,” katanya.

Jika ingat masa kecil, momen silaturahmi juga ditunggu karena di saat itulah bisa menangguk uang. Orang menyebutnya salam tempel. Bagi anak-anak kecil pemberian uang saat lebaran ini memang begitu menyenangkan. Seperti yang diingat Lela, Wulan dan kawan-kawan lainnya. Dulu sewaktu kecil dia sering banget menerima salam tempel ketika ikut orangtua berlebaran. “Iya aku masih ingat, kalau dapat duit tuh aku kumpulin. Senang banget bila dapat duit,” ujarnya. Wah ayik tuh, sambil menyelam minum air, sambil silaturahmi dapat uang deh!

Mudah-mudahan untuk tahun yang akan datang, silaturahmi lebaran bisa dikoordinasi lebih banyak lagi, mulai dari kelas 7, 8 dan 9, OSIS & Dewan Penggalang Pramuka beserta para alumnus. Amiinnn. Angponya mana ???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: