Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 18 Mei 2011

BELAJAR & KERJA CERDAS ATAU BELAJAR & KERJA KERAS ?



Belajar dengan tekun dan disiplin memang baik.Tapi akan lebih baik kalau kamu belajar dengan cerdas. Belajar dengan cerdas akan sangat menunjang keberhasilan studimu.
Dalam tips ini diuraikan hal-hal apa saja yang perlu kamu lakukan agar bisa mulai belajar dengan cerdas dan berhasil.


1. Belajarlah sambil mendengarkan musik . Berbagai penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara pengaruh musik dengan peningkatan prestasi belajar. Musik membuat kamu “mengalir’ , dan merangsang pikiran untuk berkosentrasi pada apa yang sedang kamu pelajari atau kerjakan . Idealnya kamu mendengarkan musik klasik atau instrumentalia/ musik lembut dengan beat yang santai . Tapi kalau kamu tidak bisa menikmatinya , putarlah musik kesayanganmu.

2. Ciptakan suasana ruang belajarmu senyaman mungkin supaya kamu betah berada disana. Kalau memungkinkan , hiasilah dengan gambar-gambar pilihan atau kata-kata yang bisa memberimu motivasi. Boleh juga menggantungkan poster idolamu , photo kekasihmu , atau piagam pengahrgaan yang pernah kamu raih . Perhatikan juga ventilasi udara agar kamu tidak merasa kepanasan atau kedinginan . Aturlah penerangan agar sesuai dengan keperluanmu , tidak terlalu redup dan tidak pula terlalu menyilaukan.

3. Aturlah waktu belajarmu dengan seeisien mungkin . Biasakanlah untuk belajar setiap hari pada jadwal yang telah kamu tetapkan. Hindari kebiasaan menumpuk tugas yang perlu dikerjakan sampai menjelang batas akhir waktu yang ditetapkan. Hentikanlah kebiasaan sistem kebut semalam. Cara belajar seperti itu akan membentuk kamu menjadi pribadi yang harus ditekan untuk bergerak . Pola ini biasanya akan berlanjut ketika kamu sudah memasuki dunia kerja dan bisa menghambat peningkatan karirmu kelak.

4. Belajarlah dengan aktif . Jangan puas hanya menjadi pelajar atau mahasiswa yang teoritis saja. Hasil belajarmu akan lebih optimal kalau kamu belajar sambil mempraktekkan apa yang kamu pelajari. Sistem belajar sambil praktek sudah terbukti berhasil diterapkan dalam banyak pendidikan inormal seperti kursus bahasa, mengemudi, inormatika , menjahit dsb. Prinsipnya berlaku untuk bidang apapun yang kamu pelajari , termasuk belajar bicara didepan umum , belajar berdansa , berenang dsb.

5. Belajarlah dengan minat yang besar agar kualitas dan hasil belajarmu lebih optimal. Dengan minat yang tinggi , kamu akan bersemangat menggali berbagai sumber untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi yang kamu pelajari. Itulah alasannya mengapa sebaiknya kamu kuliah dibidang yang benar-benar kamu minati. Kalau kamu sangat menyukai teknik , mungkin kamu akan mengalami masalah kalau kamu harus kuliah ekonomi dsb. Tapi kalau kamu sudah terlanjur salah jurusan, atau berada ditempat yang kurang kamu sukai maka cobalah unuk menyukainya. Milikilah rasa tanggung jawab terhadap sesuatu yang telah kamu ambil atau putuskan. Namun terkadang minat juga bisa muncul dari penyusuaian diri , percayalah tidak ada ilmu yang tak bermanfaat raihlah segala bidang ilmu , pelajari dengan matang jangan setengah-setengah hingga bisa didapat suatu kecerdasan multi dimensi.

6. Pelajarilah teknik belajar yang efektif agar kamu bisa belajar dengan waktu yang relatif singkat tapi dengan hasil yang lebih memuaskan. Sebagai contoh TEKNIK PENYEBARAN WAKTU mengajarkan bahwa lebih baik kamu belajar 3 x 1 jam daripada 1 x 3 jam.

7. Pelajarilah teknik membaca cepat agar kamu bisa membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang tinggi pula. Ini adalah kemampuan vital bagi kamu yang hidup diera digital dan informasi. Dengan daya baca berkecepatan tinggi, syukur-syukur bisa membaca dengan mata hati pula ,sehingga arus informasi yang deras tidak akan meneggelamkan kamu , tapi justru melejitkan prestasimu untuk meraih keberhasilan.

8. Pelajarilah teknik mengingat dengan memanaatkan kata kunci atau kata akronim. Dengan kemampuan ini daya ingatmu akan dipertajam sehingga kamu bisa mengingat bahan pelajaran dengan cepat dan akurat. Banyak teknik mengingat yang sudah teruji praktis yang dapat dipelajari untuk meningkatkan daya ingat, daya konsentrasi dan memacu potensi belajar.

9. Pelajarilah teknik menulis. Dengan kemampuan ini kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan tulis-menulis secara sistematis dan mudah dipahami, baik berupa laporan , skiripi, artikel dsb. Keahlian menulis sangat diperlukan didunia kerja dan juga akan memungkinkan kamu untuk menjadi penulis buku , wartawan dsb.

10. Pelajarilah cara berpikir yang logis , rasional dan objektif. Meskipun pikiran kamu lebih hebat dari komputer , mungkin baru sebagian saja /kecil bagian dari otakmu yang kamu manfaatkan. Berkat jasa para ilmuwan, sekarang otak kamu bisa dilatih untuk memacu potensimu yang luar biasa sehingga kamu bisa lebih berprestasi dalam studi dan sukses dalam hidup.
Mungkin orang tua hingga guru sekolah kita pernah mengatakan jika ingin hidup sukses maka kita harus kerja keras. Mungkin kita juga sering mendengar beberapa trainer yang mengatakan kita harus kerja cerdas. Kerja keras atau kerja cerdas? Haruskah kita memilih salah satu diantaranya? Benarkah salah satu diantaranya lebih baik dari yang lainnya?

Secara sederhana kerja keras dapat didefinisikan sebagai usaha untuk mencapai sesuatu dengan pengorbanan (waktu, tenaga, pikiran, dan lain-lain) secara maksimal. Sedangkan kerja cerdas dapat diartikan sebagai usaha untuk mencapai sesuatu dengan melakukan pengorbanan seminimal mungkin untuk hasil yang sama atau mencapai hasil semaksimal mungkin dengan pengorbanan yang sama. Mungkin dengan kata lain dapat disebut sebagai efisiensi.

Tidak salah apabila ada yang mengatakan bahwa jika kita ingin sukses di dunia maka perlu kerja keras. Dalam dunia kerja misalnya, karyawan yang lebih rajin dan tekun akan lebih mudah untuk disukai atasannya dibandingkan karyawan yang biasa-biasa saja. Dalam dunia otomotif, pembalap yang lebih sering berlatih akan lebih berpeluang untuk menang dibandingkan dengan pembalap yang berlatih apa adanya. Dalam dunia pendidikan, mahasiswa yang lebih rajin dalam belajar dan mengerjakan tugas akan lebih berpeluang untuk memperoleh IPK yang tinggi.

Lalu apakah salah apabila ada yang mengatakan bahwa kita harus kerja cerdas jika ingin sukses? Orang yang lebih cerdas dalam mengatur waktu akan memiliki waktu luang lebih banyak sehingga dapat melakukan hal lain yang juga bermanfaat. Atlet lari jarak pendek (sprint) yang cerdas akan menyimpan energinya di awal lomba kemudian mengeluarkan seluruh energi yang tersisa menjelang garis finish. Tak jarang, orang-orang yang dapat berkerja secara cerdas dapat menjadi jalan manfaat bagi lebih banyak orang.

Orang yang bekerja secara cerdas dapat dianalogikan seperti pengungkit. Salah satu contoh pengungkit adalah dongkrak mobil. Dengan menggunakan dongkrak mobil, manusia dapat mengangkat mobil dengan energi yang relatif kecil. Mungkin seperti itulah orang yang bekerja secara cerdas, dapat menghasilkan sesuatu yang besar dengan pengorbanan seminimal mungkin.

Ternyata kerja keras dan kerja cerdas bukan merupakan hal yang saling bertolak belakang. Justru kerja keras dan kerja cerdas dapat saling sinergis. Atlet yang berlatih keras saja akan kalah dibandingkan dengan atlet yang berlatih dengan keras dan juga cerdas. Pengusaha yang hanya bekerja secara cerdas saja juga akan kalah dibandingkan dengan pengusaha yang bekerja dengan keras dan juga cerdas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: