Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 16 Juni 2011

GEBYAR DIESNATALIS SMPN 1 DOLOPO KE 48



Hari ini… hari yang kau tunggu… Bertambah 1 tahun usiamu… bahagialah kamu…. (Itu adalah sedikit cupliklan lagu Selamat Ulang Tahun dari Jamrud), melengkapi kemeriahan Dies Natalis SMP Negeri 1 Dolopo ke – 48. Berbagai atraksi tari, dance, teater, grup musik, jalan santai dan lomba disertakan.

Tak pelak, antusias para peserta yang notabene diikuti oleh seluruh keluarga besar SMPN 1 Dolopo yaitu para siswa, guru dan karyawan sangat mendominasi. Acara dies natalis ini juga dihadiri dari jajaran Camat Dolopo, Kapolsek,
Peringatan hari lahir (dies natalis) dalam sejumlah besar budaya dianggap sebagai peristiwa penting yang menandai awal perjalanan kehidupan. Karena itu, biasanya peringatan tersebut dirayakan dengan penuh syukur dan kebahagiaan. Bertambahnya usia selalu dibarengi dengan pengharapan akan makin bertambahnya kedewasaan. Tidak hanya bagi manusia, pertambahan usia bagi organisasi pun selalu dikaitkan dengan tingkat kedewasaan. Apalagi bagi sebuah sekolah yang punya fungsi utama melahirkan para ilmuwan yang berkualitas.

Bagi SMPN 1 Dolopo, dies natalis punya makna penting bukan hanya sebagai penanda bertambahnya usia, tapi juga penanda tingkat kedewasaan dalam berkarya. Keberadaan SMPN 1 Dolopo yang sekarang berusia kurang lebih dari setengah abad menjadi bukti SMPN 1 Dolopo masih memiliki daya tarik di tengah persaingan yang makin ketat di antara sekolah negeri maupun swasta. Tapi, SMPN 1 Dolopo juga menghadapi tantangan berat karena di era keterbukaan informasi seperti sekarang, banyak sekolah lain yang mampu mengejar ketertinggalan dari sisi usia dengan memanfaatkan strategi pemasaran yang canggih untuk membangun pencitraan dan reputasi dirinya.

Persaingan dalam penyediaan jasa pendidikan tinggi mengharuskan SMPN 1 Dolopo untuk melakukan berbagai perubahan internal agar tetap eksis. Apalagi, berbagai standar telah ditetapkan sebagai aturan main untuk memperketat persaingan di kalangan penyedia jasa. Untuk bisa meraih peringkat penting dalam ajang kompetisi tersebut, SMPN 1 Dolopo harus bisa berinovasi, mengubah aturan main yang membelenggu kreativitas civitas academica, bahkan merombak total budaya organisasi yang menghambat proses adaptasi tersebut.

Dies natalis seharusnya menjadi momentum untuk menguatkan komitmen akan perubahan demi kemajuan. Perlu ada penegasan tentang upaya-upaya yang harus dilakukan sebagai bagian dari resolusi ulang tahun. Tidak ada salahnya merayakan dies natalis dengan kegiatan-kegiatan hiburan bila ini bagian dari upaya membangun budaya organisasi baru, menghilangkan sekat-sekat antargenerasi, membangun sportivitas, dan seterusnya. Apalagi bila kegiatan itu berkontribusi positif untuk revitalisasi budaya jawa sebagai ciri khas SMPN 1 Dolopo. Demikian pula, tidak ada larangan untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serius berkarakter ilmiah untuk mempromosikan hasil karya para civitas academica SMPN 1 Dolopo yang membanggakan. Semua kegiatan itu adalah bagian dari ucapan syukur atas pencapaian yang telah diraih.

Tapi, apakah semua rangkaian kegiatan dies itu mampu membangkitkan kebanggaan sebagai warga SMPN 1 Dolopo? Semangat sebagai suatu kolektivitas inilah yang seharusnya menjadi inti dari peringatan dies natalis sebagai sebuah momentum untuk mengaktualisasikan semangat awal berdirinya SMPN 1 Dolopo. Bahwa SMPN 1 Dolopo dibentuk bukan cuma untuk menjadi sekolah berkelas unggulan, tapi terutama untuk mencerdaskan anak bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme ala SMPN 1 Dolopo inilah yang harusnya ditradisikan dalam dies natalis.

Karena itu, tema dies SMPN 1 Dolopo 2011 “SMPN 1 Dolopo untuk semua (SMPN 1 Dolopo for all)”, harus menjadi spirit dan salah satu values baru bagi civitas academica di dalam melakukan pengabdiannya. Bahkan, akan lebih tepat dan lengkap bila tema tersebut diperluas menjadi “SMPN 1 Dolopo untuk semua, untuk bangsa dan kemanusiaan” sebagai values dasar mengapa dan untuk apa SMPN 1 Dolopo ada, hadir ditengah-tengah bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa di dunia, bertumbuh kembang dengan landasan nilai-nilai kesundaan, keindonesiaan, dan kemanusiaan (nilai-nilai universal). Selamat ber-Dies Natalis SMPN 1 Dolopo ke 48.

Iklan

Responses

  1. Narayudha (Smpn1 Dolopo 2009/2010)
    Mantap,…,.,.,,.,.

    sedikit saran buat Mr.Yu

    Bagaimana kalau SMPN 1 Dolopo
    Dibuatin Web sendiri……

    Secara SMP Kita Kan Sudah RSBI – and Mudah mudahan Sampai SBI

    Masak Gak Punya WEB sendiri,.,.

  2. foto saya pas diesnatalis kok gak ada ya pak . .
    hehehehe
    #anak 9j


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: