Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 7 November 2011

SISWA SMPN 1 DOLOPO LATIHAN BERKURBAN



Alhamdulillah… tahun ini siswa-siswi SMPN 1 Dolopo kembali melakukan kegiatan beramal untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha. 1 ekor sapi dan 4 ekor kambing telah diwujudkan atas partisipasi siswa dalam menggalang dana untuk kegiatan latihan kurban.

Bagaimana Hukum ‘Latihan Berqurban’ di Sekolah ?
Namanya saja latihan, tentu saja praktek seperti itu tidak bisa disebut dengan penyembelih hewan udhiyah betulan. Karena kalau yang betulan, tiap orang minimal harus menyembelih seekor kambing.
Untuk bisa dikatakan sebagai ibadah ritual penyembelihan udhiyah, seekor kambing itu batas minimal. Kalau yang disembelihmisalnya ayam, bebek atau angsa, tidak memenuhi cukup syarat ritual. Apalagi kalau cuma uang sepuluh ribuan yang hanya bisa untuk membeli beberapa butir telur.
Jadi apa yang disebut sebagai latihan itu memang tidak menunjukkan bahwa kegiatan itu merupakan penyembelihan hewan udhiyah. Dan karena bukan udhiyah, daging boleh dimakan sendiri oleh anak-anak, ini sekedar pesta makan sate kambing. Tidak ada kewajiban untuk disedekahkan pada dasarnya.
Namun karena judulnya latihan, sebaiknya diusahakan agar sejak awal hingga akhir didedikasikan biar mirip dengan aslinya. Ibarat para calon penerbang yang masuk kokpit simulasi, maka semua dibikin mirip dengan keadaan aslinya.
Maka ada baiknya bila yang dilatih bukan sekedar latihan mengeluarkan uangnya saja, tetapi juga bisa dilatih dengan hal-hal lain yang terkait dengan penyembelihan.
Misalnya, ada di antara anak-anak itu yang dilatih bagaimana teknik menyembelih. Sebab menyembelih itulah titik ibadahnya. Rasulullah SAW bersabda:
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada pekerjaan yang lebih dicintai Allah yang dilakukan seorang Adami di hari Nahr dari menumahkan darah. (HR Tirimizy)
Dan yang lain bisa diminta untuk langsung hadir dan menyaksikan penyembelihannya. Sebab dahulu Rasululah SAW meminta puterinya, Fatimah radhiyallahu ‘anha, untuk hadir dan menyaksikan penyembelihan.
Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan udhiyahmu, karena tiap-tiap dosamu yang telah kamu kerjakan diampuni pada saat darah mengalir keluar. Dan bacalah: Inna Shalati wa nusuki wamhyaya wa mamati lillahi rabbil alamain, laa syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana awwalul muslimin.” (Al-Hakim)
Selain itu anak-anak bisa dilatih juga untuk memotong-motong daging serta membagikannya kepada fakir miskin. Bukan dimakan bersama-sama semuanya sampai habis.
Sebab dalam ibadah penyembelihan hewan udhiyah, ada pembagian menjadi tiga. Pertama untuk dimakan sendiri, kedua untuk dihadiahkan dan ketiga untuk disedekahkan kepada fakir miskin.

Iklan

Responses

  1. Salam, saat ini KharismaSelaras menerima semua lulusan/alumni SMK bapak/ibu kelola. Segera membawa hasil ketik/print lamaran kerja ke gading kirana G30 031.8072.877 lgs #kerja & #gajian Alhamdulillah http://bit.ly/OZEUsX #KharismaSelaras


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: