Oleh: SMP Negeri 1 Dolopo Madiun, Jawa Timur, Indonesia | 11 Agustus 2015

Menteri Pendidikan Anies: UN 2016 Diselenggarakan Awal Februari 2016

pelajar-mengikuti-ujian-nasional-berbasis-komputer-ilustrasi-_150413154947-746

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memajukan Ujian Nasional (UN) 2016 pada Februari 2016, padahal tahun-tahun sebelumnya UN dilaksanakan bulan April. Rencana ini diungkap langsung oleh Mendikbud Anies Baswedan. Dimajukannya penyelenggaraan UN ini, berarti ujian tahunan itu digelar di awal semester genap. Sedangkan selama ini UN selalu digelar di April atau di akhir semester genap. Semester genap biasanya berjalan mulai Januari.

Sekilas perubahan jadwal UN ini memiliki konsekuensi pada penyampaian materi pelajaran kepada siswa. Yakni adanya pemampatan materi pelajaran di semester ganjil. Pemampatan itu dilakukan untuk mengakomodasi materi pelajaran yang biasanya diajarkan di semester genap.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam di Jakarta kemarin (27/5) mengatakan, memang benar ada rencana mengubah jadwal penyelenggaraan UN. Yakni UN yang biasanya digelar di akhir semester genap, digeser menjadi di awal semester genap.

Namun dia menegaskan tidak ada pemampatan materi pelajaran di semester ganjil. “Materi pelajaran tetap berlangsung seperti biasa,” katanya.

Dengan demikian materi yang diujikan dalam UN hanya sampai materi kelas XII semester ganjil. Intinya materi ujian tidak boleh berisi materi yang belum pernah diajarkan.

Kemendikbud tidak asal-asalan dalam mengambil kebijakan memajukan penyelenggaraan UN ini. Mendikbud Anies Baswedan menuturkan dengan dimajukannya penyelenggaraan ujian tahunan itu, ada jeda waktu bagi siswa untuk mendapatkan orientasi tambahan menjelang kelulusan.

“Selama ini yang ada kan hanya orientasi siswa baru. Sedangkan orientasi siswa yang akan lulus tidak ada,” katanya.

Anies mengungkapkan bahwa hanya separo lulusan SMA sederajat yang melanjutkan kuliah. Sementara lainnya ada siswa yang ingin bekerja ikut orang atau perusahaan, berwirausaha, atau menjadi CPNS, TNI/Polri.

Nah para siswa dengan beragam pilihan setelah lulus SMA itu perlu ada pendalaman wawasan. “Waktu antara Februari sampai April itu bisa menjadi berharga,” katanya.

Misalnya bagi siswa SMA yang berniat melanjutkan kuliah, maka akan dibekali matrikulasi untuk membantu kelulusan ujian masuk PTN. Sedangkan bagi siswa yang ingin bekerja, diajari cara menulis lamaran kerja, membuat CV yang menarik, hingga teknik menghadapi wawancara kerja.

Pihak sekolah juga bisa berinisiatif untuk menghadirkan alumni mereka dengan beragam profesi untuk memberikan wawasan kepada siswa yang akan lulus. Dengan cara ini, siswa tidak seolah-olah dibiarkan begitu saja mengarungi dunia nyata setelah tamat SMA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: